Pemahaman Dasar Teori Api
DEFINISI :
API : Adalah suatu masa/zat gas yang timbul karena adanya reaksi oksidasi yang dapat menghasilkan panas, nyala, cahaya, asap dan bara.
Definisi Api : Api adalah suatu reaksi kimia (oksidasi) cepat yang terbentuk dari 3 (tiga) unsur yaitu: panas, udara dan bahan bakar yang menimbulkan atau menghasilkan panas dan cahaya.
Definisi Kebakaran : Kebakaran adalah Api yang tidak terkontrol dan tidak dikehendaki karena dapat menimbulkan kerugian baik harta benda maupun korban jiwa.
Oksidasai : Reaksi kimia antara bahan/benda dengan oksigen (o2)
Pembakaran : Pengoksidasian cepat yang di ikuti oleh peristiwa api, bara atau nyala api.
Kebakaran : Suatu bencana, malapetaka atau musibah yang ditumbulkan oleh api yang tidak di harapkan / tidak dibutuhkan , sukar di kuasai dan merugikan.Segitiga Api
Segitiga api adalah elemen-elemen pendukung terjadinya kebakaran adalah panas, bahan bakar dan oksigen. Namun dengan adanya ketiga elemen tersebut, kebakaran belum terjadi dan hanya menghasilkan pijar. Untuk berlangsungnya suatu pembakaran, diperlukan komponen keempat, yaitu rantai reaksi kimia (chemical chain reaction). Teori ini dikenal sebagai Piramida Api atau Tetrahedron. Rantai reaksi kimia adalah peristiwa dimana ketiga elemen yang ada saling bereaksi secara kimiawi, sehingga yang dihasilkan bukan hanya pijar tetapi berupa nyala api atau peristiwa pembakaran.
| Sumber gambar : https://saberindo.co.id/2017/08/03/teori-segitiga-api/ |
Untuk mencapai proposionalitas dalam pembakaran , diperlukan syarat-syarat lainnya yaitu :
- Flash point ( titik nyala )
- Fire point ( titik bakar)
- Auto ignition temperature ( suhu penyalaan sendiri)
- Flammable range ( daerah yang dapat terbakar ).
A. FLASH POINT ( TITIK NYALA )
adalah suhu terendah dimana suatu zat ( bahan bakar) cukup mengeluarkan uap dan nyala ( terbakar sekejab ) bila diberikan sumber panas yang cukup.
- Premium = - 43 °C
- Jet fuel = 38°C
- Minyak sayur 327 °C
- Diesel = >52°C
- Kerosine = 38-72°C
B. FIRE POINT ( TITIK BAKAR )
adalah suhu terendah dimana suatu zat ( bahan bakar ) cukup untuk mengeluarkan uap dan terbakar (menyala secara terus-menerus) apabila diberikan sumber panas.
- Premium = -43°C
- Kerosine = 38°C - 70°C
- Parafine = 78°C
C. FLAMMABLE RANGE
Adalah konsentrasi campuran antara uap bahan bakar dan udara (o2) yang dapat terbakar bila dikenai sumber panas.
Proses Terjadinya Kebakaran
TAHAP PENGEMBANGAN API DALAM RUANGAN
Perkembangan api yang terjadi dalam ruangan/bangunan dapat dikenal melalui lima tahap yaitu :
- Penyalaan >> Api muncul dalam ruangan ( api masih relative kecil )
- Pengembangan awal >> api terus berkembang ( bahan bakar masih banyak )
- penyalaan serentak >> tahap flashover ( seluruh materi terbakar, kebakaran sulit dikendalikan)
- Pengembangan penuh >> ruangan beserta isinya terbakar secara sempurna.
- Surut >> Seluruh materi terbakar habis, api mulai padam.
Posting Komentar untuk "Pemahaman Dasar Teori Api"