Pengetahuan Dasar Simpul Tali Temali dan Proses Penyelamatan

DEFINISI 

  • Tali temali adalah ilmu yang mempelajari tentang karakter, jenis, bahan, kekauatan dan cara membuat tali.
  • Tali menali adalah Ilmu yang mempelajari tentang cara membuat simpul dan ikatan tali sesuai dengan fungsi dan tujuannya  
PERBEDAAN ANTARA IKATAN, SIMPUL, DAN JERAT.
  • Ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lain atau objek  
  • Simpul adalah hubungan antara tali dengan tali itu sendiri.
  • Jerat adalah ikatan yang makin mengencang Apabila mendapat beban tarik 

TALI STATIS DAN TALI DINAMIS

ISTILAH DALAM TALI-TALI

1. TALI LUNCUR : adalah tali yang berguna untuk naik dan turun dari ketinggian berbeda.

Ciri-ciri: 

  • tali Manila panjang tak terbatas diameter 5/8 s/d 7/16 inch
  • tali kernmantle panjang 50 sampai 200 meter dengan diameter 9 sampai 12 MM.

2. TALI TUBUH : Adalah tali yang digunakan untuk perlengkapan perorangan dan fungsinya serbaguna.

Ciri-ciri : 

  • tali Manila panjang kurang lebih 4 meter dan diameter 3/8 inch.
  • webbing panjang 4 s/d 4,5 m lebar 2,5 cm

3. TOUGLE RIPE : Adalah tali yang terbuat dari Manila dan diberi pasak kayu berfungsi sebagai alat luncur penyeberangan ( dodent ride )

4. TALI BILAY : Adalah tali yang berfungsi untuk memandu korban yang diturunkan atau dinaikkan yang dikendalikan oleh petugas blayer dari atas atau dari bawah.

5. TAGLINE/GUI LINE : Adalah tali pemandu yang diikatkan pada korban yang diturunkan dengan tujuan untuk menghindari rintangan yang dikendalikan petugas blayer dari bawah

6. DODEN RIDE : Adalah tali yang berfungsi untuk turun penyeberangan.

 

JENIS-JENIS TALI DI TINJAU DARI BAHAN BAKU

1. Tali serabut alam (natural fiber rope) : Adalah tali yang terbuat dari serabut tumbuhan atau lapisan dari tangkai tumbuhan.

Contoh : 

  • tali Manila ( serat sisal )
  • tali cotton ( serat kapas )
  • tali ijuk
  • Tali serabut kelapa dan lainnya.

2. Tali serabut buatan ( sintetic rope ) : Adalah tali yang terbuat dari serat sintetik yang diproduksi oleh pabrik dan menghasilkan tali yang lebih baik dan kuat.

Contoh : 

  • tali nylon
  • tali kernmantle/statis, dinamis dan semi.

PRINSIP DARI TALI MENALI :

  1. Kuat : setiap ikatan yang dibuat harus kuat dan sesuai dengan tujuan.
  2. Cepat : Dalam pengikatan harus dilaksanakan secepat mungkin dan selesai dengan hasil yang baik.
  3. Hemat : Setiap bentuk ikatan dan simpuls dapat mungkin jangan terlalu banyak memakai tali.
     
DASAR-DASAR SIMPUL DAN IKATAN
  1. Bight : adalah tali berbentuk lengkung dan apabila tali berbalik arah tapi tidak saling menyilang 
  2. loop/mata tali adalah tali yang berbentuk lingkaran dan tali saling menyilang. 
  3. running end/tali yang bergerak - ujung tali yang biasanya dipakai untuk membentuk ikatan atau simpul. 
  4. Standing end /tali yang tidak bergerak atau disebut juga pangkal tali. 
  5. bend (penyatuan) adalah simpul yang digunakan untuk menyatukan dua ujung tali yang berbeda. 
  6. hitch ( simpul penambat) adalah simpul yang digunakan untuk mengikatkan tali pada sebuah objek lainnya. 
  7. over hand : tali yang melingkar di atas tangan. 
  8. under hand : tali yang melingkar di bawah tangan

 MACAM-MACAM IKATAN DAN FUNGSINYA

  1. Half hitch (ikatan setengah) 
  2. Over hand knot (ikatan satu)
  3. Two half hitch ( ikatan dua/jarak jauh) 
  4. Clove hitch ( ikatan tiga)
  5. Draw hitchs ( ikatan lepas) 
  6. Ikatan pokok

MACAM-MACAM SIMPUL 

  1. Reef knot (simpul mati)
  2. Fisherman knot (simpul nelayan)
  3. Water knot
  4. Singgle sheet bend ( simpul anyam tunggal)
  5. Figuar of eight bend ( simpul angka 8 )
  6. Figuar of eight loop ( simpul angka 8 )
  7. Butterfly ( Simpul kupu-kupu 
  8. 9. Simpul Gelung Satu (Singgle Loop Bowline) 10. Double Figuar Of Eight Loop (Simpul angka 8 Rangkap 11. Double Loop Bowline (Simpul Gelung Dua) 12. Triple Loop Bowline (Simpul Gelung Tiga)

Posting Komentar untuk "Pengetahuan Dasar Simpul Tali Temali dan Proses Penyelamatan"